Farhan Tegas Berantas Judi Online di Lingkungan Pemkot Bandung, ASN Terlibat Terancam Dipecat
Pewarta : Ida
Kota Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung yang terlibat praktik Judi Online. Ia memastikan pengawasan akan diperketat dan sanksi tegas siap dijatuhkan, termasuk pemberhentian tidak dengan hormat bagi pelanggar berat.
“Yang pasti sekarang kami akan memastikan dulu bahwa di ASN tidak ada yang terjebak Judi Online. Pengawasan akan terus dilakukan. Kalau ada indikasi, langsung kami tindak,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa (7/7/2026).
Farhan menilai keterlibatan ASN dalam judi online dapat dideteksi dari berbagai indikator, salah satunya jeratan Pinjaman Online (Pinjol) ilegal yang kerap menjadi dampak lanjutan akibat kecanduan berjudi.
“Kalau sudah terjebak Judi Online, biasanya berujung ke Pinjol ilegal. Itu yang harus diwaspadai,” ujarnya.
Ia menegaskan, sanksi akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran. ASN yang terbukti mencoba Judi Online akan mendapat pembinaan atau teguran. Namun, bagi mereka yang aktif mengelola, mempromosikan, atau terlibat lebih jauh dalam praktik tersebut, Pemkot Bandung tidak akan ragu menjatuhkan hukuman paling berat.
“Kalau hanya sekali dua kali mungkin masih bisa ditegur. Tapi kalau sudah menggalang atau terlibat serius, langsung diberhentikan dengan tidak hormat,” tegasnya.
Farhan juga mengingatkan bahwa maraknya Judi Online tidak hanya mengancam integritas aparatur, tetapi juga berdampak luas terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, judi online memiliki tingkat kecanduan yang tinggi dan dapat menyeret pelakunya ke berbagai persoalan, termasuk utang akibat pinjaman online ilegal.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk memperkuat pengawasan internal sekaligus mencegah praktik judi online berkembang di lingkungan ASN.
Post Views: 0
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.