Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dorong UMKM Lhokseumawe Naik Kelas Lewat Penguatan Ekosistem Halal – capacitaciontotalcdmx
4 mins read

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dorong UMKM Lhokseumawe Naik Kelas Lewat Penguatan Ekosistem Halal – capacitaciontotalcdmx

KUTIPAN – Upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis halal terus dilakukan. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe bersama Generasi Emas Indonesia (GESID) Halal Center Lhokseumawe dan RRI Lhokseumawe menggelar Seminar Halal Food & Tourism bertajuk “Peluang dan Tantangan dalam Pengembangan Ekosistem Halal Berkelanjutan” di Aula RRI Lhokseumawe, Kamis (25/6).

Seminar tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas sembilan pelaku UMKM binaan program CSR IT Lhokseumawe serta puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor di Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem halal yang mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas peluang pasar bagi UMKM.

Ketua Umum GESID Halal Center Lhokseumawe, Maimun Saleh, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan industri halal tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar pelaku usaha mampu memenuhi standar halal sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional.

Supervisor HSSE & Fleet Safety Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Lhokseumawe, Arnoldus Setyawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal yang berkelanjutan. Ia menyebut ekosistem halal memiliki potensi besar untuk membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM melalui kolaborasi berbagai pihak.

Berbagai narasumber dari instansi terkait turut memberikan materi mengenai pengembangan industri halal. Kepala RRI Lhokseumawe memaparkan peran media dalam mendukung promosi halal tourism, sedangkan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe menjelaskan potensi produk lokal, ketahanan pangan, dan keberlanjutan produk halal. Sementara itu, Kementerian Agama Kota Lhokseumawe menyampaikan materi mengenai proses sertifikasi halal, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM mengulas strategi penguatan industri dan peningkatan daya saing UMKM halal.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap percepatan pengembangan ekosistem halal, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat halal kepada salah satu pelaku UMKM lokal. Penyerahan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk-produk lokal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem halal merupakan bagian dari upaya Pertamina memperkuat kapasitas UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, media, dunia usaha, dan komunitas menjadi kunci dalam menciptakan UMKM yang lebih kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Kegiatan ini merupakan implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, serta SDG 17 yang menitikberatkan pada kemitraan dalam membangun ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *